Laman

Senin, 20 April 2015

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2-Skill 5


Salah satu topik yang bisa Anda pelajari dalam TOEFL yaitu Structure and Written Expression. Structure and Written Expression merupakan salah satu dari tiga section (sesi) yang diujikan dalam TOEFL Test (tes TOEFL) berbentuk PBT (Paper-Based Test). TOEFL Test saat ini mengakomodasi dua jenis tes: iBT (internet-Based Test) dan PBT. Seperti soal-soal section lainnya (Listening dan Reading), soal dari Structure and Written Expression berbentuk multiple choice (pilihan ganda). Structure and Written Expression section menguji kemampuan Anda dalam mengenal kalimat-kalimat bahasa Inggris secara benar berdasarkan standar grammar yang formal. Anda mesti melengkapi kalimat dan menemukan error (kesalahan) dalam kalimat. Umumnya Structure and Written Expression section terdiri dari 40 soal. Anda mempunyai 25 menit untuk menjawab ke 40 soal dalam sesi ini. 

Dalam Structure and Written Expression section terdapat dua bentuk pertanyaan. Pertama yaitu structure yang terdiri dari 15 butir soal (1-15). Lihat contoh di bawah.

1. Geysers have often been compared to volcanoes _______ they both emit hot liquids from below the Earth's surface.
(A) due to
(B) because
(C) in spite of
(D) regardless of

Kalimat ini seharusnya, "Geysers have often been compared to volcanoes because they both emit hot liquids from below the Earth's surface." Olehnya Anda harus memilih jawaban B.

2. During the early period of ocean navigation, ________ any need for sophisticated instruments and techniques.

(A) so that hardly
(B) where there hardly was
(C) hardly was
(D) there was hardly

Kalimat ini seharusnya, "During the early period of ocean navigation, there was hardly any need for sophisticated instruments and techniques." Olehnya Anda harus memilih jawaban D.

Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas skill 5 yaitu tentang “Be Careful of Past Participle”

Skill 5: Be Careful of Past Participle (Perhatikan penggunaan dan posisi Past Participle)
Penggunaan dan posisi Past Participle mirip dengan present participle yang telah di bahas kemarinBedanya Past Participle berbentuk passive voice (di ...).

Past participle yaitu Verb III: purchased, written, taught,dll. Bentuk present participle dapat menjadi pengecoh dalam soal tes Structure TOEFLPast participle bisa saja menjadi adjective (kata sifat) yang umunya menjelaskan subjek layaknya appositive atau menjadi bagian dari kata keja (verb) ketika di dahului oleh be (am, is, are, was, were) dan have (have, has, had)
  • The family has purchased a television.
  • The poem was written by Paul.
Pada kalimat pertama bentuk past participle 'purchased' merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh have (has). Sementara no. 2 past participle 'written' juga merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh be (was).
  • The television purchased yesterday was expensive.
  • The poem written by Paul appeared in the magazine.
Kedua bentuk past participle di atas (purchased dan written) tidak diikuti oleh be atau pun have maka ke duanya merupakan bentuk adjective yang menjelaskan masing-masing subjek dari kalimat (television dan poem).

Contoh kalimat di bawah ini menggambarkan bagaimana past participle dapat menjadi pengecoh dalamtest Structure TOEFL
Contoh soal TOEFL terkiat Past Participle
The packages _____ mailed at the post office will arrive Monday.
a) have
b) were
c) them
d) just

Jika di lihat sekilas atau hanya awal kalimatnya saja bisa-bisa kita terkecoh dengan menganggap mailed  itu sebagai verb dari kalimat padahal kalau kita lihat kalimatnya selengkapnya maka kita lihat ada verb di sana yaitu will arrive. Jadi dapat kita ketahui bahwa mailed itu bukanlah bagian dari verb melainkan sebagai adjective. Olehnya jawaban a) havedan d) were tidak dibutuhkan oleh mailed -yang berfungsi sebagai adjective. Jawaban c) them (objek tidaklah dibutuhkan. Jadi jawaban paling tepat yaitu d) just (adverb).

Tips Sukses Menjawab soal TOEFL Structure & Written Expression (Skill 5) tentang past participle yang mesti Anda ingat sebagai berikut.

PAST PARTICIPLES 
Past Participle sering berakhiran -ed, tapi perlu diketahui bahwa banyak bentuk past participle yang irregular (tidak beraturan).  Banyak kat kerja termasuk yang berkhiran -ed dapat meembingungkan apakah verb itu simple past atau past participle. Kata kerja berakhiran -ed bisa saja merupakan simple past (contoh nomor 1), past participle (contoh nomor 2), dan adjective (contoh ke tiga)

1. She painted this picture. 
2. She has painted this picture. 


3. The picture painted by Karen is now in a museum

EXERCISE 5: Each of the following sentences contains one or more past participles. Underline the subjects once and the verbs twice. Circle the past participles and label them as adjectives or verbs. Then indicate if the sentences are correct (C) or incorrect (I).

________ 1. The money was offered by the client was not accepted.  
_______   2. The car listed in the advertisement had already stalled.    
________ 3. The chapters were taught by the professor this morning will be on next week’s exam.   
________ 4. The loaves of bread were baked in a brick oven at a low temperature for many hours.   
________ 5. The ports were reached by the sailors were under the control of a foreign nation.           
________ 6. Those suspected in the string of robberies were arrested by police.          
________ 7.The pizza is served in this restaurant is the tastiest in the country.           
________ 8. The courses are listed on the second page of the brochure have several prerequisites.     
________ 9. All the tenants were invited to the Independence Day barbecue at the apartment             complex.       
________ 10. Any bills paid by the first of the month will be credited to your account by the next day.


Ket:
Yang diblok merupakan subjek.
Yang diblok dan digaris bawahi merupakan verb (kata kerja).
Yang dimiringkan merupakan (seharusnya) past participle.
Kunci Jawaban Exercise 5
Pada kalimat 2, 4, 6, 9, dan 10 merupakan bentuk kalimat yang benar (sudah terdapat subjek dan verb) beserta penggunaan  past participle telah benar.
Pada kalimat 1, 3, 5, 7, 8 merupkan bentuk kalimat salah karena mempunyai double verb. Seharusnya
____I____ 1. The money was offered by the client was not accepted.  

____C____ 2. The car listed in the advertisement had already stalled.    
____I____ 3. The chapters were taught by the professor this morning will be on next week’s exam.   
____C____ 4. The loaves of bread were baked in a brick oven at a low temperature for many hours.   
The ports were reached by the sailors were under the control of a foreign nation.           
____C____ 6. Those suspected in the string of robberies were arrested by police.          
____I____ 7. The pizza is served in this restaurant is the tastiest in the country.           
____I____ 8. The courses are listed on the second page of the brochure have several prerequisites.
____C____ 9. All the tenants were invited to the Independence Day barbecue at the apartment complex.       
____C____ 10. Any bills paid by the first of the month will be credited to your account by the next day.



Sumber :

Minggu, 28 Desember 2014

Mencoba Hal Baru



Hal menarik ketiga menurut saya adalah menjadi Asisten Laboratorium Universitas Gunadarma. Pertama kali saya masuk Universitas Gunadarma saya tidak pernah terpikir untuk menjadi asisten Laboratorium (Aslab) ya karna sejujurnya saya ini sangat tidak percaya diri jika harus berbicara di hadapan banyak orang sedangkan jika menjadi seorang aslab harus dituntut untuk berbicara dihadapan banyak orang bukan hanya berbicara tapi juga harus bisa mengajarkan materi kepada praktikan, tetapi saya berpikir lagi mau sampai kapan saya terus begini tidak bisa atau gugup berbicara di depan banyak orang sedangkan jika saya bekerja nanti saya harus memiliki skill berbicara di hadapan banyak orang untuk itu saya berniat untuk melatih berbicara dihadapan banyak orang dengan menjadi Asisten Laboratorium.

Saya mulai tertarik menjadi aslab dengan mengikuti seleksi di berbagai laboratorium yang ada di Gunadarma walaupun sempat gagal di dua lab yang berbeda saya tetap tidak putus asa saya tetap terus mencoba hingga untuk percobaan saya yang ketiga kali saya berhasil menjadi salah satu Asisten di Laboratorium Universitas Gunadarma



Ternyata tidak mudah menjadi seorang aslab banyak tugas dan tanggung jawab seperti menjadi tutor dan ketua praktikum. Hal menarik dalam lab ini adalah saya harus mengajar tingkat 4 padahal saya baru berada di tingkat 3, pada saat pertama kali saya tahu harus mengajar tingkat 4 saya sangat terkejut karna saya pikir saya akan mengajar tingkat 2. Tetapi sekali lagi saya mencoba untuk keluar dari zona aman saya, saya tidak boleh gentar walaupun harus mengajar tingkat 4 karna sebelumnya saya telah di training selama 2 minggu untuk menguasi materi yang akan di ajarkan. Hingga tiba saatnya minggu praktikum dimulai, saya masih ingat pertama kali saya mengajar dan berusaha bicara di hadapan banyak orang tanpa terlihat gugup pada hari senin, 6 Oktober 2014 pada pukul 09.30-11.30 saat itu rasanya bercampur aduk menjadi satu tapi akhirnya saya berhasil melewati masa-masa itu hingga akhirnya sekarang saya sudah mulai terbiasa menjadi tutor dan berbicara di hadapan banyak orang walaupun terkadang masih suka gugup tapi saya akan berusaha untuk terus memperbaiki kekurangan saya dalam berbicara di hadapan banyak orang.

Terkadang memang kita harus keluar dari zona aman bukan hanya untuk meminta tapi untuk memberi, bukan hanya untuk diajari tapi untuk mengajari. Salah satu cara untuk keluar dari zona aman bisa dilakukan dengan mencoba hal baru, mencoba hal yang kita takutkan hingga kita tidak perlu takut lagi terhadap hal itu. Let’s try :)

Kamis, 25 Desember 2014

GITAR



Hal menarik yang kedua buat saya adalah sebuah alat musik yaitu gitar. Ya sebuah alat musik yang dipetik menggunakan tangan atau menggunakan pick yang sudah umum digunakan orang-orang untuk bermain musik atau sebagai pengiring untuk bernyanyi. Tidak tahu kenapa saya sangat tertarik dengan alat musik itu tapi sejujurnya saya tidak bisa memainkannya, dulu pernah mencoba untuk memainkannya tapi saya tetap saja tidak bisa memainkannya. Tapi itu tidak menurunkan rasa ketertarikan saya terhadap gitar, setiap kali ada yang mahir memainkan gitar saya sangat senang melihatnya apalagi kalau ada seorang perempuan yang mahir memainkan gitar itu membuat saya kagum.


Sejujurnya saya masih ingin sekali bisa mahir memainkan gitar karna menurut saya jika sudah bisa memainkan gitar pasti saya sering bermain gitar sambil bernyanyi, ya walaupun suara saya tidak terlalu bagus tetapi lumayan untuk koleksi pribadi. Terkadang untuk menyalurkan rasa ketertarikan saya terhadap gitar saya suka melihat video di youtube yaitu cara memainkan gitar atau melihat video orang-orang yang bermain gitar sambil bernyanyi.

Yang membuat saya tertarik dengan gitar adalah dari bunyi nya yang khas yang jika dimainkan dengan tenang itu membuat hati merasa tenang kemudian yang menarik adalah dari cara memainkannya yaitu dipetik mungkin terlihat mudah untuk memainkannya tapi ternyata sulit itu sih menurut saya karna saya tidak bisa memainkannya tapi bagi yang sudah mahir pasti bagi nya bermain gitar adalah hal yang mudah. Itulah alasan saya kenapa saya tertarik dengan gitar dan saya masih bertekad untuk bisa memainkannya. Semoga hal itu bisa terwujud dan harus terwujud. :)

Minggu, 02 November 2014

Jurusanku Akuntansi



Terkadang apa yang dipikirkan sekarang belum tentu itu yang akan terjadi di kemudian hari. Ya itu lah yang saya rasakan, ketika duduk dibangku SMA saya sama sekali tidak pernah terpikirkan untuk kuliah di jurusan Akuntansi bahkan membayangkannya pun tak pernah, karna pas di SMA saya berada di jurusan IPA dan saat itu yang saya pikirkan hanya jurusan-jurusan IPA seperti Kedokteran, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Gizi dan saya sama sekali tidak pernah ada planning untuk kuliah di jurusan IPS, dan ketika saya lulus SMA saya mencoba untuk masuk universitas negeri namun selalu gagal hingga akhirnya saya memilih Universitas Gunadarma untuk melanjutkan jenjang pendidikan saya.



 Pada saat pemilihan jurusan orang tua saya sudah menyuruh untuk memilih jurusan akuntansi  dan akhirnya saya menuruti nya karena saya mempunyai prinsip “jika orang tua sudah merestui pasti untuk kedepannya akan diberi kelancaran” walaupun pada saat memilih jurusan akuntansi saya “buta” tentang akuntansi melihat akuntansi itu seperti apapun tidak pernah dan pada saat mulai belajar tentang akuntansi saya merasa bingung dan sampai sekarang pun saya merasa akuntansi itu pelajaran yang sulit dan kadangpun saya merasa saya salah pilih jurusan, namun nasi sudah menjadi bubur saya sudah memilih jurusan ini dan mau tidak mau suka tidak suka saya harus mempelajari dan mengerti tentang akuntansi ini karena malu dong masa anak akuntansi tapi tidak mengerti tentang akuntansi. Apalagi sekarang saya sudah berada di semester 5 yang tentu nya pelajaran akuntansi yang sudah saya pelajari semakin banyak seperti Pengantar Akuntansi, Akuntansi Biaya, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Perbankan, Akuntansi Keuangan Lanjut dan tentu nya masih banyak lagi. Tapi akuntansi itu tidak semuanya sulit ada beberapa materi di akuntansi yang menyenangkan dan dari itu semua saya berharap saya semakin semangat untuk mempelajari tentang akuntansi karena sekarang cita-cita saya adalah menjadi seorang akuntan atau auditor dan setelah lulus kuliah nanti saya sudah berniat untuk mengambil kuliah profesi akuntan